Cabai Merah Besar Naik Hingga Rp6...
Update Harga Pasar 30 Juli 2026 : Harga Cabe Rawit Merah di Prajekan Melonjak Rp14.000 per Kilogram, Mayoritas Komoditas Lain Masih Terkendali
Bondowoso – Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bondowoso kembali melaksanakan monitoring perkembangan harga sembilan bahan pokok kebutuhan masyarakat (bapokting), barang strategis, dan barang penting lainnya pada 30 Juli 2026. Pemantauan dilakukan di empat pasar pantauan, yakni Pasar Induk Bondowoso, Pasar Maesan, Pasar Wonosari, dan Pasar Prajekan.
Hasil monitoring menunjukkan adanya fluktuasi harga pada sejumlah komoditas, baik kenaikan maupun penurunan. Perubahan harga masih didominasi oleh komoditas hortikultura dan pangan segar yang dipengaruhi oleh dinamika pasokan dan permintaan di tingkat pasar.
Kenaikan harga paling tinggi tercatat pada Cabe Rawit Merah di Pasar Prajekan, yang melonjak dari Rp36.000 menjadi Rp50.000 per kilogram, atau naik sebesar Rp14.000/kg (38,9%). Selain itu, Cabe Rawit Merah di Pasar Induk Bondowoso juga mengalami kenaikan dari Rp38.000 menjadi Rp42.000 per kilogram, bertambah Rp4.000/kg (10,5%), sedangkan di Pasar Wonosari naik dari Rp46.000 menjadi Rp47.000 per kilogram, atau meningkat Rp1.000/kg (2,2%).
Komoditas Ayam Potong juga mengalami kenaikan di dua pasar. Di Pasar Induk Bondowoso, harga naik dari Rp32.000 menjadi Rp33.000 per kilogram, atau bertambah Rp1.000/kg (3,1%). Sementara di Pasar Wonosari, harga meningkat dari Rp32.000 menjadi Rp34.000 per kilogram, naik Rp2.000/kg (6,3%).
Untuk komoditas lainnya, Cabe Merah Besar di Pasar Induk Bondowoso naik dari Rp28.000 menjadi Rp29.000 per kilogram, atau bertambah Rp1.000/kg (3,6%). Kentang di Pasar Prajekan meningkat dari Rp14.000 menjadi Rp15.000 per kilogram atau naik Rp1.000/kg (7,1%), sedangkan di Pasar Maesan naik dari Rp15.000 menjadi Rp16.000 per kilogram, juga bertambah Rp1.000/kg (6,7%). Wortel di Pasar Prajekan turut mengalami kenaikan dari Rp17.000 menjadi Rp18.000 per kilogram, atau naik Rp1.000/kg (5,9%).
Di sisi lain, beberapa komoditas mengalami penurunan harga. Bawang Merah di Pasar Induk Bondowoso turun dari Rp32.000 menjadi Rp30.000 per kilogram, atau berkurang Rp2.000/kg (-6,3%). Di Pasar Prajekan, komoditas yang sama turun dari Rp29.000 menjadi Rp26.000 per kilogram, atau berkurang Rp3.000/kg (-10,3%). Bawang Putih di Pasar Prajekan juga turun dari Rp28.000 menjadi Rp26.000 per kilogram, atau turun Rp2.000/kg (-7,1%).
Penurunan juga terjadi pada kelompok cabai. Cabe Merah Besar di Pasar Wonosari turun cukup signifikan dari Rp39.000 menjadi Rp32.000 per kilogram, atau berkurang Rp7.000/kg (-17,9%). Sementara di Pasar Prajekan, harga turun dari Rp32.000 menjadi Rp28.000 per kilogram, atau turun Rp4.000/kg (-12,5%).
Pada komoditas sayuran, Kubis di Pasar Prajekan turun dari Rp7.000 menjadi Rp6.000 per kilogram, atau berkurang Rp1.000/kg (-14,3%). Tomat Sayur di Pasar Wonosari turun dari Rp4.000 menjadi Rp3.500 per kilogram, atau berkurang Rp500/kg (-12,5%), sedangkan di Pasar Prajekan mengalami penurunan paling tajam dari Rp5.000 menjadi Rp3.000 per kilogram, atau turun Rp2.000/kg (-40,0%). Selain itu, Telur Ayam Ras di Pasar Wonosari turun dari Rp24.000 menjadi Rp23.000 per kilogram, atau berkurang Rp1.000/kg (-4,2%).
Berdasarkan hasil pemantauan, kenaikan harga Cabe Rawit Merah di beberapa pasar diduga dipicu oleh terbatasnya pasokan dari daerah sentra produksi di tengah permintaan yang masih tinggi. Sementara itu, penurunan harga pada bawang, tomat, kubis, dan cabe merah besar mengindikasikan pasokan yang mulai meningkat sehingga mampu menekan harga di tingkat pedagang.
Secara keseluruhan, kondisi harga bahan pokok di Kabupaten Bondowoso masih relatif stabil, meskipun beberapa komoditas hortikultura mengalami fluktuasi yang cukup tinggi. Diskoperindag Kabupaten Bondowoso akan terus melakukan pemantauan harga secara berkala untuk memastikan ketersediaan pasokan, menjaga stabilitas harga, serta memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat sebagai dasar pengambilan kebijakan pengendalian inflasi daerah. (*dew)

Dokumentasi Kegiatan pemantauan dan pencatatan harga di Pasar Wonosari :

