INFORMASI HARGA PASAR TANGGAL 18 JUNI 2026

Harga Ayam Potong Naik, Komoditas Cabai dan Bawang Merah dominasi Penurunan Harga pada Monitoring 18 Juni 2026

Bondowoso – Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui kegiatan monitoring rutin perkembangan harga sembilan bahan pokok, barang strategis, dan barang penting lainnya mencatat adanya fluktuasi harga pada sejumlah komoditas di empat pasar pantauan, yaitu Pasar Induk Bondowoso, Pasar Maesan, Pasar Wonosari, dan Pasar Prajekan, berdasarkan hasil pemantauan tanggal 18 Juni 2026 dibandingkan dengan kondisi harga pada 15 Juni 2026.

Hasil monitoring menunjukkan beberapa komoditas mengalami kenaikan harga. Ayam potong menjadi komoditas dengan kenaikan tertinggi. Di Pasar Induk Bondowoso, harga naik 21,4 persen atau Rp6.000 per kilogram, dari Rp28.000 menjadi Rp34.000 per kilogram. Sementara itu, di Pasar Prajekan harga meningkat 15,4 persen atau Rp4.000 per kilogram, dari Rp26.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.

Selain ayam potong, telur ayam ras di Pasar Induk Bondowoso juga mengalami kenaikan 7,7 persen atau Rp2.000 per kilogram, dari Rp26.000 menjadi Rp28.000 per kilogram. Kenaikan harga juga terjadi pada bawang putih di Pasar Induk Bondowoso sebesar 2,9 persen atau Rp1.000 per kilogram, dari Rp34.000 menjadi Rp35.000 per kilogram, serta kacang tanah di Pasar Wonosari yang naik 2,9 persen atau Rp1.000 per kilogram, dari Rp35.000 menjadi Rp36.000 per kilogram.

Di sisi lain, penurunan harga masih mendominasi pada kelompok hortikultura. Bawang merah di Pasar Prajekan mengalami penurunan terbesar, yakni 25,9 persen atau Rp14.000 per kilogram, dari Rp54.000 menjadi Rp40.000 per kilogram. Di Pasar Induk Bondowoso, harga bawang merah juga turun 4,2 persen atau Rp2.000 per kilogram, dari Rp48.000 menjadi Rp46.000 per kilogram.

Komoditas cabai merah besar turut mengalami penurunan di seluruh pasar pantauan. Penurunan tertinggi terjadi di Pasar Induk Bondowoso, yaitu 16,7 persen atau Rp7.000 per kilogram, dari Rp42.000 menjadi Rp35.000 per kilogram. Di Pasar Wonosari, harga turun 13,2 persen atau Rp5.000 per kilogram, dari Rp38.000 menjadi Rp33.000 per kilogram. Selanjutnya, di Pasar Maesan harga turun 12,5 persen atau Rp5.000 per kilogram, dari Rp40.000 menjadi Rp35.000 per kilogram, sedangkan di Pasar Prajekan turun 10 persen atau Rp4.000 per kilogram, dari Rp40.000 menjadi Rp36.000 per kilogram.

Sementara itu, cabai rawit merah juga mengalami koreksi harga di beberapa pasar. Di Pasar Prajekan, harga turun 6,9 persen atau Rp4.000 per kilogram, dari Rp58.000 menjadi Rp54.000 per kilogram. Di Pasar Wonosari, harga turun 3,3 persen atau Rp2.000 per kilogram, dari Rp60.000 menjadi Rp58.000 per kilogram, sedangkan di Pasar Induk Bondowoso turun 1,5 persen atau Rp1.000 per kilogram, dari Rp65.000 menjadi Rp64.000 per kilogram.

Komoditas lain yang mengalami penurunan yaitu tomat sayur di Pasar Wonosari sebesar 20 persen atau Rp2.000 per kilogram, dari Rp10.000 menjadi Rp8.000 per kilogram. Wortel di Pasar Maesan turun 11,1 persen atau Rp2.000 per kilogram, dari Rp18.000 menjadi Rp16.000 per kilogram, sedangkan telur ayam ras di Pasar Maesan turun 2 persen atau Rp500 per kilogram, dari Rp25.500 menjadi Rp25.000 per kilogram.

Perkembangan harga pada periode ini menunjukkan kondisi pasar yang masih relatif stabil meskipun terjadi fluktuasi pada beberapa komoditas. Kenaikan harga ayam potong diperkirakan dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan serta penyesuaian pasokan dari peternak. Sementara itu, penurunan harga cabai merah besar, cabai rawit merah, bawang merah, tomat, dan wortel mengindikasikan pasokan hasil panen yang lebih melimpah sehingga mampu menekan harga di tingkat pasar. Secara keseluruhan, ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Bondowoso masih dalam kondisi aman dan distribusi komoditas berlangsung lancar, sehingga gejolak harga masih berada pada tingkat yang wajar.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, secara rutin melakukan kegiatan monitoring dan akan terus memantau perkembangan harga sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok masyarakat. (*dew)

Dokumentasi Kegiatan Pemantauan dan Pencatatan Harga Pasar oleh Petugas di Pasar Induk Bondowoso, Pasar Maesan, Pasar Wonosari dan Pasar Prajekan :

Mungkin Anda Juga Suka