Awal Juli, Harga Sejumlah Komodit...
Harga Cabai Berfluktuasi, Ayam Potong dan Telur Kompak Turun pada Monitoring Harga Pasar 25 Juni 2026
Bondowoso – Hasil monitoring perkembangan harga sembilan bahan pokok, barang strategis, dan barang penting lainnya yang dilaksanakan pada 25 Juni 2026 di empat pasar pantauan, yakni Pasar Induk Bondowoso, Pasar Maesan, Pasar Wonosari, dan Pasar Prajekan, menunjukkan adanya fluktuasi harga pada sejumlah komoditas dibandingkan hasil pemantauan sebelumnya tanggal 22 Juni 2026.
Komoditas yang mengalami kenaikan harga didominasi oleh kelompok cabai. Kenaikan tertinggi terjadi pada cabai merah besar di Pasar Prajekan yang naik 25 persen atau sebesar Rp8.000 per kilogram, dari Rp32.000 menjadi Rp40.000 per kilogram. Selanjutnya, cabai rawit merah di Pasar Wonosari meningkat 12,2 persen atau Rp5.000 per kilogram, dari Rp41.000 menjadi Rp46.000 per kilogram, sedangkan di Pasar Prajekan naik 5,3 persen atau Rp2.000 per kilogram, dari Rp38.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.
Selain cabai, kacang tanah di Pasar Induk Bondowoso juga mengalami kenaikan 2,9 persen atau Rp1.000 per kilogram, dari Rp34.000 menjadi Rp35.000 per kilogram. Sementara itu, kentang di Pasar Prajekan naik 7,1 persen atau Rp1.000 per kilogram, dari Rp14.000 menjadi Rp15.000 per kilogram.
Di sisi lain, penurunan harga terjadi pada lebih banyak komoditas. Ayam potong menjadi komoditas dengan penurunan paling merata di seluruh pasar pantauan. Penurunan terbesar terjadi di Pasar Induk Bondowoso, yakni 17,6 persen atau Rp6.000 per kilogram, dari Rp34.000 menjadi Rp28.000 per kilogram. Di Pasar Prajekan, harga turun 6,7 persen atau Rp2.000 per kilogram, dari Rp30.000 menjadi Rp28.000 per kilogram, sedangkan di Pasar Maesan dan Pasar Wonosari masing-masing turun 3,4 persen atau Rp1.000 per kilogram, dari Rp29.000 menjadi Rp28.000 per kilogram.
Kelompok hortikultura juga menunjukkan tren penurunan. Cabai merah besar di Pasar Induk Bondowoso turun 16,7 persen atau Rp6.000 per kilogram, dari Rp36.000 menjadi Rp30.000 per kilogram. Di Pasar Wonosari, harga turun 12,5 persen atau Rp4.000 per kilogram, dari Rp32.000 menjadi Rp28.000 per kilogram, sedangkan di Pasar Maesan turun 8,6 persen atau Rp3.000 per kilogram, dari Rp35.000 menjadi Rp32.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit merah di Pasar Induk Bondowoso turun 10 persen atau Rp5.000 per kilogram, dari Rp50.000 menjadi Rp45.000 per kilogram.
Komoditas lain yang mengalami penurunan yaitu bawang merah di Pasar Induk Bondowoso sebesar 6,7 persen atau Rp3.000 per kilogram, dari Rp45.000 menjadi Rp42.000 per kilogram, bawang putih di Pasar Wonosari turun 2,8 persen atau Rp1.000 per kilogram, dari Rp36.000 menjadi Rp35.000 per kilogram, serta tomat sayur di Pasar Induk Bondowoso turun paling signifikan sebesar 20 persen atau Rp2.000 per kilogram, dari Rp10.000 menjadi Rp8.000 per kilogram.
Sementara itu, juga mengalami penurunan di seluruh pasar pantauan. Di Pasar Induk Bondowoso, harga turun 7,7 persen atau Rp2.000 per kilogram, dari Rp26.000 menjadi Rp24.000 per kilogram. Di Pasar Wonosari, harga turun 6,4 persen atau Rp1.500 per kilogram, dari Rp23.500 menjadi Rp22.000 per kilogram, sedangkan di Pasar Maesan turun 2 persen atau Rp500 per kilogram, dari Rp25.000 menjadi Rp24.500 per kilogram.
Secara umum, kondisi harga pasar di Kabupaten Bondowoso masih berada dalam kondisi relatif stabil meskipun terjadi fluktuasi pada beberapa komoditas. Kenaikan harga cabai di sebagian pasar diduga dipengaruhi oleh berkurangnya pasokan akibat faktor cuaca dan distribusi, sementara penurunan harga ayam potong, telur, bawang, serta sebagian komoditas hortikultura mengindikasikan pasokan yang mencukupi dengan daya serap pasar yang cenderung normal.
Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, secara rutin melakukan kegiatan monitoring dan akan terus memantau perkembangan harga sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok masyarakat. (*dew)

Dokumentasi kegiatan pemantauan dan pencatatan harga oleh Petugas di Pasar Induk Bondowoso dan Pasar Wonosari :


