Update Harga 27 April 2026: Bawan...
Update Harga 27 April 2026: Bawang Merah Kompak Naik, Harga Tomat Anjlok di Pasar Bondowoso
Bondowoso, 27 April 2026 — Perkembangan harga kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan dinamika yang cukup signifikan. Berdasarkan hasil monitoring pada 23 hingga 27 April 2026 di empat pasar pantauan, yakni Pasar Induk Bondowoso, Pasar Maesan, Pasar Wonosari, dan Pasar Prajekan, sejumlah komoditas tercatat mengalami kenaikan dan penurunan harga.
Kenaikan Harga paling merata terjadi pada komoditas Bawang Merah di seluruh pasar pantauan. Di Pasar Wonosari, harga bawang merah naik sebesar Rp3.000 (9,1 persen) dari Rp33.000 menjadi Rp36.000 per kilogram. Di Pasar Induk Bondowoso, kenaikan sebesar Rp3.000 (8,1 persen) dari Rp37.000 menjadi Rp40.000, sementara di Pasar Maesan naik Rp3.000 (9,4 persen) dari Rp32.000 menjadi Rp35.000, dan di Pasar Prajekan naik Rp2.000 (6,3 persen) dari Rp32.000 menjadi Rp34.000 per kilogram.
Selain itu, kenaikan juga terjadi pada Cabe Merah Besar di Pasar Induk Bondowoso sebesar Rp2.000 (5,3 persen), dari Rp38.000 menjadi Rp40.000 per kilogram. Cabe rawit merah di Pasar Wonosari turut mengalami kenaikan Rp5.000 (11,1 persen), dari Rp45.000 menjadi Rp50.000 per kilogram.
Di sisi lain, sejumlah komoditas mengalami Penurunan Harga Yang Cukup Signifikan. Penurunan paling tajam terjadi pada Tomat Sayur di Pasar Wonosari dan Pasar Prajekan yang masing-masing turun 33,3 persen. Di Pasar Wonosari, harga turun sebesar Rp3.000 dari Rp9.000 menjadi Rp6.000 per kilogram, sedangkan di Pasar Prajekan turun Rp4.000 dari Rp12.000 menjadi Rp8.000. Sementara di Pasar Induk Bondowoso, tomat sayur turun Rp1.000 (11,1 persen) dari Rp9.000 menjadi Rp8.000 per kilogram.
Penurunan signifikan juga terjadi pada cabe rawit merah di Pasar Prajekan sebesar Rp15.000 (30 persen), dari Rp50.000 menjadi Rp35.000 per kilogram. Di Pasar Induk Bondowoso, komoditas yang sama turun Rp8.000 (13,8 persen) dari Rp58.000 menjadi Rp50.000 per kilogram.
Komoditas lain yang mengalami penurunan antara lain Bawang Putih di Pasar Prajekan turun Rp2.000 (7,1 persen), di Pasar Maesan turun Rp2.000 (6,7 persen), serta di Pasar Induk Bondowoso turun Rp1.000 (3,6 persen). Cabe Merah Besar di Pasar Wonosari juga turun Rp3.000 (6,7 persen), dari Rp45.000 menjadi Rp42.000 per kilogram.
Selain itu, harga Ayam Potong di Pasar Induk Bondowoso dan Pasar Wonosari masing-masing turun Rp1.000 (2,9 persen), dari Rp34.000 menjadi Rp33.000 per kilogram. Kentang di Pasar Prajekan juga mengalami penurunan sebesar Rp1.000 (7,1 persen), dari Rp14.000 menjadi Rp13.000 per kilogram.
Kenaikan harga bawang merah yang terjadi secara merata di seluruh pasar mengindikasikan adanya penurunan pasokan atau gangguan distribusi dari daerah sentra produksi. Sementara itu, kenaikan terbatas pada cabe merah besar dan cabe rawit merah menunjukkan adanya permintaan yang masih relatif tinggi di tengah pasokan yang terbatas.
Di sisi lain, penurunan tajam pada komoditas hortikultura seperti tomat dan cabe rawit merah di beberapa pasar mengindikasikan terjadinya peningkatan pasokan yang cukup besar, sehingga harga mengalami koreksi. Penurunan harga bawang putih dan ayam potong juga menunjukkan kondisi pasokan yang relatif stabil dan mencukupi.
Secara umum, kondisi pasar di Bondowoso masih berada dalam kategori fluktuatif dengan pergerakan harga yang dipengaruhi oleh faktor pasokan, distribusi, dan permintaan. Pemerintah daerah melalui Diskoperindag Kabupaten akan terus melakukan pemantauan guna menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat tetap terjaga. (*dew)

Dokumentasi Kegiatan Pemantauan Harga Pasar :

