INFORMASI HARGA PASAR TANGGAL 25 MEI 2026

Dinamika Harga Pasar 25 Mei 2026: Daging Sapi Super dan Bawang Naik, Cabai Menurun

Hasil monitoring perkembangan harga sembilan bahan pokok, barang strategis, dan barang penting lainnya di Kabupaten Bondowoso pada 25 Mei 2026 menunjukkan adanya fluktuasi harga pada sejumlah komoditas di empat pasar pantauan, yakni Pasar Induk Bondowoso, Pasar Maesan, Pasar Wonosari, dan Pasar Prajekan.

Berdasarkan hasil pemantauan dibandingkan data sebelumnya pada 21 Mei 2026, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, terutama bawang merah, daging super, dan komoditas hortikultura. Namun demikian, sejumlah komoditas lain seperti cabai rawit merah dan bawang putih justru mengalami penurunan harga.

Kenaikan harga tertinggi tercatat pada komoditas wortel di Pasar Induk Bondowoso yang naik sebesar Rp4.000 per kilogram, dari Rp8.000 menjadi Rp12.000 per kilogram atau meningkat 50 persen. Selain itu, bawang merah di Pasar Prajekan mengalami kenaikan cukup signifikan sebesar Rp8.000 per kilogram, dari Rp40.000 menjadi Rp48.000 per kilogram atau naik 20 persen. Kenaikan juga terjadi di Pasar Wonosari sebesar Rp3.000 per kilogram dari Rp40.000 menjadi Rp43.000 per kilogram, serta di Pasar Induk Bondowoso naik Rp2.000 per kilogram dari Rp42.000 menjadi Rp44.000 per kilogram. Komoditas daging super di Pasar Prajekan turut mengalami kenaikan cukup tinggi sebesar Rp20.000 per kilogram, dari Rp120.000 menjadi Rp140.000 per kilogram atau naik 16,7 persen.

Sementara itu, cabe merah besar di Pasar Maesan naik Rp5.000 per kilogram dari Rp40.000 menjadi Rp45.000 per kilogram atau meningkat 12,5 persen. Di Pasar Induk Bondowoso, komoditas yang sama naik Rp4.000 per kilogram dari Rp41.000 menjadi Rp45.000 per kilogram.

Harga ayam potong juga terpantau meningkat di beberapa pasar. Di Pasar Prajekan, harga ayam potong naik Rp3.000 per kilogram dari Rp35.000 menjadi Rp38.000 per kilogram, sedangkan di Pasar Wonosari naik Rp2.000 per kilogram dari Rp34.000 menjadi Rp36.000 per kilogram.

Kenaikan harga juga terjadi pada cabe rawit merah di Pasar Induk Bondowoso sebesar Rp3.000 per kilogram dari Rp67.000 menjadi Rp70.000 per kilogram. Selain itu, telur ayam ras di Pasar Maesan naik tipis Rp500 per kilogram dari Rp24.500 menjadi Rp25.000 per kilogram.

Di sisi lain, beberapa Komoditas Mengalami Penurunan Harga. Cabe rawit merah di Pasar Prajekan turun Rp10.000 per kilogram dari Rp72.000 menjadi Rp62.000 per kilogram atau turun 13,9 persen. Penurunan serupa juga terjadi di Pasar Wonosari sebesar Rp10.000 per kilogram dari Rp77.000 menjadi Rp67.000 per kilogram.

Bawang putih di Pasar Induk Bondowoso mengalami penurunan Rp3.000 per kilogram dari Rp28.000 menjadi Rp25.000 per kilogram atau turun 10,7 persen. Sedangkan di Pasar Prajekan turun Rp1.000 per kilogram dari Rp25.000 menjadi Rp24.000 per kilogram. Sementara itu, harga kentang di Pasar Prajekan turun Rp1.000 per kilogram dari Rp13.000 menjadi Rp12.000 per kilogram atau turun 7,7 persen.

Secara umum, kondisi pasar pada pekan ini menunjukkan adanya peningkatan harga pada komoditas pangan segar dan protein hewani, yang dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan pasar. Namun, mulai turunnya harga cabe rawit merah di sejumlah pasar mengindikasikan adanya tambahan pasokan dari daerah pemasok sehingga mampu menekan harga di tingkat pedagang.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Diskoperindag akan terus melakukan monitoring harga dan ketersediaan bahan pokok secara berkala guna menjaga stabilitas harga serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.(*dew)

Dokumentasi Kegiatan Pemantauan Harga di Empat Pasar Pantauan (Pasar Induk Bondowoso, Pasar Maesan, Pasar Wonosari dan Pasar Prajekan) :

 

Mungkin Anda Juga Suka