Harga Cabe Rawit Merah Alami Kena...
Harga Cabai Rawit dan Bawang Merah Turun Signifikan, Sejumlah Sayuran Alami Kenaikan pada Monitoring Harga Pasar 22 Juni 2026
Bondowoso – Hasil monitoring perkembangan harga sembilan bahan pokok, barang strategis, dan barang penting lainnya yang dilaksanakan pada 22 Juni 2026 di empat pasar pantauan, yaitu Pasar Induk Bondowoso, Pasar Maesan, Pasar Wonosari, dan Pasar Prajekan, menunjukkan adanya dinamika harga pada sejumlah komoditas dibandingkan hasil pemantauan sebelumnya tanggal 18 Juni 2026.
Dari hasil monitoring, hanya beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga. Wortel di Pasar Prajekan mencatat kenaikan tertinggi sebesar 17,6 persen atau Rp3.000 per kilogram, dari Rp17.000 menjadi Rp20.000 per kilogram. Selanjutnya, kubis di Pasar Prajekan naik 16,7 persen atau Rp1.000 per kilogram, dari Rp6.000 menjadi Rp7.000 per kilogram. Sementara itu, cabai merah besar di Pasar Induk Bondowoso mengalami kenaikan 2,9 persen atau Rp1.000 per kilogram, dari Rp35.000 menjadi Rp36.000 per kilogram.
Sebaliknya, mayoritas komoditas mengalami penurunan harga, terutama kelompok hortikultura. Cabai rawit merah menjadi komoditas dengan penurunan paling signifikan di seluruh pasar pantauan. Penurunan terbesar terjadi di Pasar Prajekan, yaitu 29,6 persen atau Rp16.000 per kilogram, dari Rp54.000 menjadi Rp38.000 per kilogram. Di Pasar Wonosari, harga turun 29,3 persen atau Rp17.000 per kilogram, dari Rp58.000 menjadi Rp41.000 per kilogram. Sementara di Pasar Maesan, harga turun 25 persen atau Rp15.000 per kilogram, dari Rp60.000 menjadi Rp45.000 per kilogram, dan di Pasar Induk Bondowoso turun 21,9 persen atau Rp14.000 per kilogram, dari Rp64.000 menjadi Rp50.000 per kilogram.
Komoditas bawang merah juga menunjukkan penurunan harga di seluruh pasar pantauan. Penurunan terbesar terjadi di Pasar Wonosari, yakni 26,9 persen atau Rp14.000 per kilogram, dari Rp52.000 menjadi Rp38.000 per kilogram. Di Pasar Maesan, harga turun 23,1 persen atau Rp12.000 per kilogram, dari Rp52.000 menjadi Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, di Pasar Prajekan harga turun 5 persen atau Rp2.000 per kilogram, dari Rp40.000 menjadi Rp38.000 per kilogram, dan di Pasar Induk Bondowoso turun 2,2 persen atau Rp1.000 per kilogram, dari Rp46.000 menjadi Rp45.000 per kilogram.
Penurunan harga juga terjadi pada cabai merah besar, yaitu di Pasar Prajekan sebesar 11,1 persen atau Rp4.000 per kilogram, dari Rp36.000 menjadi Rp32.000 per kilogram, serta di Pasar Wonosari turun 3 persen atau Rp1.000 per kilogram, dari Rp33.000 menjadi Rp32.000 per kilogram.
Komoditas lainnya yang mengalami penurunan yaitu jagung pipilan di Pasar Prajekan sebesar 28,6 persen atau Rp2.000 per kilogram, dari Rp7.000 menjadi Rp5.000 per kilogram. Wortel di Pasar Wonosari turun 5,9 persen atau Rp1.000 per kilogram, dari Rp17.000 menjadi Rp16.000 per kilogram. Sementara itu, telur ayam ras juga mengalami penurunan, yakni di Pasar Induk Bondowoso sebesar 7,1 persen atau Rp2.000 per kilogram, dari Rp28.000 menjadi Rp26.000 per kilogram, serta di Pasar Wonosari turun 4,1 persen atau Rp1.000 per kilogram, dari Rp24.500 menjadi Rp23.500 per kilogram.
Secara umum, kondisi harga kebutuhan pokok di Kabupaten Bondowoso pada periode ini menunjukkan tren penurunan yang lebih dominan dibandingkan kenaikan. Turunnya harga cabai rawit, bawang merah, jagung pipilan, dan telur ayam ras mengindikasikan pasokan komoditas di tingkat pasar relatif mencukupi sehingga mampu menekan harga. Sementara itu, kenaikan harga pada wortel, kubis, dan cabai merah besar diduga dipengaruhi oleh terbatasnya pasokan dari daerah sentra produksi akibat faktor cuaca maupun distribusi. Secara keseluruhan, kondisi pasar masih terpantau stabil dengan ketersediaan bahan pokok yang tetap terjaga, sehingga fluktuasi harga yang terjadi masih berada dalam batas yang wajar.
Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Diskoperindag akan terus melakukan monitoring harga dan ketersediaan bahan pokok secara berkala guna menjaga stabilitas harga serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.(*dew)

Dokumentasi kegiatan pemantauan dan pencatatan harga pasar oleh petugas di Pasar Induk Bondowoso dan Pasar Maesan :


