INFORMASI HARGA PASAR TANGGAL 15 JUNI 2026

Harga Cabe Merah Besar Turun hingga 19,2 Persen, Sejumlah Komoditas Pangan di Bondowoso Alami Fluktuasi Harga

Bondowoso – Hasil monitoring perkembangan harga sembilan bahan pokok, barang strategis, dan barang penting lainnya yang dilakukan pada 15 Juni 2026 di empat pasar pantauan, yakni Pasar Induk Bondowoso, Pasar Maesan, Pasar Wonosari, dan Pasar Prajekan, menunjukkan adanya fluktuasi harga pada sejumlah komoditas dibandingkan hasil pemantauan tanggal 11 Juni 2026.

Komoditas yang mengalami penurunan harga terbesar adalah cabe merah besar di Pasar Induk Bondowoso. Harga komoditas ini turun 19,2 persen atau Rp10.000 per kilogram, dari Rp52.000 menjadi Rp42.000 per kilogram. Penurunan harga juga terjadi di Pasar Maesan dan Pasar Prajekan masing-masing sebesar 4,8 persen atau Rp2.000 per kilogram, dari Rp42.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

Penurunan signifikan juga terjadi pada tomat sayur di Pasar Prajekan yang turun 16,7 persen atau Rp2.000 per kilogram, dari Rp12.000 menjadi Rp10.000 per kilogram. Sementara itu, bawang merah di Pasar Induk Bondowoso turun 14,3 persen atau Rp8.000 per kilogram, dari Rp56.000 menjadi Rp48.000 per kilogram, sedangkan di Pasar Maesan turun 5,5 persen atau Rp3.000 per kilogram, dari Rp55.000 menjadi Rp52.000 per kilogram.

Komoditas wortel di Pasar Induk Bondowoso juga mengalami penurunan 11,1 persen atau Rp2.000 per kilogram, dari Rp18.000 menjadi Rp16.000 per kilogram. Selanjutnya, telur ayam ras di Pasar Prajekan turun 10,7 persen atau Rp3.000 per kilogram, dari Rp28.000 menjadi Rp25.000 per kilogram, sedangkan di Pasar Wonosari turun 2 persen atau Rp500 per kilogram, dari Rp25.000 menjadi Rp24.500 per kilogram. Adapun cabe rawit merah di Pasar Induk Bondowoso mengalami penurunan 4,4 persen atau Rp3.000 per kilogram, dari Rp68.000 menjadi Rp65.000 per kilogram.

Di sisi lain, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, dengan kenaikan tertinggi terjadi pada kacang hijau di Pasar Maesan yang naik 16,7 persen atau Rp5.000 per kilogram, dari Rp30.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada kubis di Pasar Wonosari sebesar 14,3 persen atau Rp1.000 per kilogram, dari Rp7.000 menjadi Rp8.000 per kilogram. Selanjutnya, ayam potong di Pasar Induk Bondowoso naik 12 persen atau Rp3.000 per kilogram, dari Rp25.000 menjadi Rp28.000 per kilogram, sedangkan di Pasar Maesan meningkat 3,6 persen atau Rp1.000 per kilogram, dari Rp28.000 menjadi Rp29.000 per kilogram.

Komoditas kentang di Pasar Induk Bondowoso dan Pasar Maesan masing-masing mengalami kenaikan 7,1 persen atau Rp1.000 per kilogram, dari Rp14.000 menjadi Rp15.000 per kilogram. Bawang putih di Pasar Induk Bondowoso naik 6,3 persen atau Rp2.000 per kilogram, dari Rp32.000 menjadi Rp34.000 per kilogram, sedangkan di Pasar Wonosari naik 2,9 persen atau Rp1.000 per kilogram, dari Rp35.000 menjadi Rp36.000 per kilogram. Selain itu, cabe rawit merah di Pasar Wonosari mengalami kenaikan 5,3 persen atau Rp3.000 per kilogram, dari Rp57.000 menjadi Rp60.000 per kilogram.

Secara umum, kondisi harga kebutuhan pokok di Kabupaten Bondowoso masih berada dalam kondisi relatif stabil, meskipun terdapat fluktuasi pada beberapa komoditas hortikultura dan hasil peternakan. Penurunan harga cabe merah besar, bawang merah, tomat, serta telur ayam ras mengindikasikan mulai membaiknya pasokan di tingkat pasar. Sementara itu, kenaikan pada ayam potong, bawang putih, kacang hijau, dan beberapa komoditas sayuran diduga dipengaruhi oleh penyesuaian pasokan dari daerah pemasok serta meningkatnya biaya distribusi.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan akan terus melakukan pemantauan harga secara berkala guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat.(*dew)

Dokumentasi Kegiatan Pemantauan dan Pencatatan Harga Pasar oleh Petugas di Pasar Induk Bondowoso, Pasar Maesan, Pasar Wonosari dan Pasar Prajekan :

​​​​​​

Mungkin Anda Juga Suka