Tren Harga Pangan Bondowoso: Ayam...
Update Harga Pasar 9 Juli 2026 : Harga Bawang Merah dan Ayam Potong Naik, Cabe Rawit Merah Kompak Turun di Tiga Pasar Pantauan
Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bondowoso melalui kegiatan monitoring harga rutin mencatat adanya perubahan harga pada sejumlah komoditas kebutuhan pokok masyarakat di empat pasar pantauan, yakni Pasar Induk Bondowoso, Pasar Maesan, Pasar Wonosari, dan Pasar Prajekan.
Berdasarkan hasil pemantauan periode 6 Juli hingga 9 Juli 2026, sebagian komoditas mengalami kenaikan harga, sementara beberapa komoditas hortikultura justru menunjukkan tren penurunan.
Kenaikan harga terjadi pada ayam potong di Pasar Induk Bondowoso yang naik Rp2.000/kg, dari Rp26.000 menjadi Rp28.000/kg atau meningkat 7,7 persen. Kenaikan juga terjadi pada bawang merah di Pasar Induk Bondowoso sebesar Rp3.000/kg, dari Rp37.000 menjadi Rp40.000/kg atau naik 8,1 persen.
Sementara itu, lonjakan harga paling tinggi tercatat pada bawang merah di Pasar Prajekan, yang mengalami kenaikan Rp13.000/kg, dari Rp25.000 menjadi Rp38.000/kg, atau meningkat hingga 52 persen. Disparitas harga tersebut menjadi perubahan paling signifikan pada periode monitoring kali ini.
Komoditas lain yang turut mengalami kenaikan yaitu cabe merah besar di Pasar Induk Bondowoso sebesar Rp2.000/kg, dari Rp26.000 menjadi Rp28.000/kg atau naik 7,7 persen. Tomat sayur juga mengalami kenaikan Rp1.000/kg, dari Rp6.000 menjadi Rp7.000/kg atau meningkat 16,7 persen.
Pada kelompok bahan pangan sumber protein, telur ayam ras mengalami kenaikan di dua pasar. Di Pasar Induk Bondowoso, harga naik Rp1.000/kg, dari Rp23.000 menjadi Rp24.000/kg atau meningkat 4,3 persen. Sedangkan di Pasar Maesan, harga naik Rp1.000/kg, dari Rp22.000 menjadi Rp23.000/kg atau meningkat 4,5 persen.
Di sisi lain, harga cabe rawit merah mengalami penurunan secara serentak di tiga pasar pantauan. Di Pasar Maesan harga turun Rp5.000/kg, dari Rp45.000 menjadi Rp40.000/kg atau turun 11,1 persen. Di Pasar Prajekan, harga turun lebih besar yakni Rp10.000/kg, dari Rp50.000 menjadi Rp40.000/kg atau turun 20 persen. Sementara di Pasar Wonosari, harga turun Rp6.000/kg, dari Rp44.000 menjadi Rp38.000/kg atau mengalami penurunan 13,6 persen.
Penurunan harga juga terjadi pada komoditas kubis di Pasar Induk Bondowoso yang turun Rp1.000/kg, dari Rp8.000 menjadi Rp7.000/kg, atau turun 12,5 persen.
Secara umum, kondisi harga kebutuhan pokok di Kabupaten Bondowoso masih berada dalam kondisi relatif stabil. Kenaikan harga pada bawang merah, ayam potong, telur ayam ras, dan beberapa komoditas hortikultura dipengaruhi oleh penyesuaian pasokan dari daerah pemasok serta meningkatnya permintaan pasar. Sementara itu, penurunan harga cabe rawit merah dan kubis mengindikasikan mulai bertambahnya pasokan hasil panen sehingga mampu menekan harga di tingkat pedagang.
Pemkab Bondowoso melalui Diskoperindag Kabupaten Bondowoso akan terus melakukan monitoring harga secara berkala guna memastikan ketersediaan pasokan, menjaga stabilitas harga, serta memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat sebagai dasar pengambilan keputusan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. (*dew)

Dokumentasi Kegiatan Pemantauan dan Pencatatan Harga Pasar oleh petugas, di Pasar Induk Bondowoso, Pasar Maesan, Pasar Wonosari dan Pasar Prajekan :




