INFORMASI HARGA PASAR TANGGAL 13 JULI 2026

Tren Harga Pangan Bondowoso: Ayam Potong Naik, Cabe Rawit dan Bawang Merah Kompak Menurun

Bondowoso– Hasil monitoring perkembangan harga sembilan bahan pokok kebutuhan masyarakat, barang strategis, dan barang penting lainnya yang dilakukan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bondowoso menunjukkan adanya dinamika harga pada sejumlah komoditas di empat pasar pantauan, yaitu Pasar Induk Bondowoso, Pasar Maesan, Pasar Wonosari, dan Pasar Prajekan.

Berdasarkan pemantauan periode 9 Juli hingga 13 Juli 2026, komoditas daging ayam potong mengalami tren kenaikan di seluruh pasar yang terpantau. Kenaikan tertinggi terjadi di Pasar Wonosari, di mana harga ayam potong naik Rp5.000/kg, dari Rp26.000 menjadi Rp31.000/kg atau meningkat 19,2 persen. Di Pasar Maesan, harga naik Rp3.000/kg, dari Rp28.000 menjadi Rp31.000/kg atau sebesar 10,7 persen. Sementara di Pasar Induk Bondowoso, harga naik Rp2.000/kg, dari Rp28.000 menjadi Rp30.000/kg atau meningkat 7,1 persen.

Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas hortikultura. Cabe merah besar di Pasar Induk Bondowoso mengalami kenaikan Rp2.000/kg, dari Rp28.000 menjadi Rp30.000/kg atau naik 7,1 persen. Sementara itu, kubis mengalami kenaikan di dua pasar, yakni di Pasar Induk Bondowoso sebesar Rp1.000/kg, dari Rp7.000 menjadi Rp8.000/kg atau naik 14,3 persen, dan di Pasar Prajekan sebesar Rp1.000/kg, dari Rp6.000 menjadi Rp7.000/kg atau meningkat 16,7 persen.

Di sisi lain, harga bawang merah menunjukkan tren penurunan di seluruh pasar pantauan. Penurunan terbesar terjadi di Pasar Prajekan, yakni sebesar Rp8.000/kg, dari Rp38.000 menjadi Rp30.000/kg atau turun 21,1 persen. Di Pasar Wonosari, harga turun Rp3.000/kg, dari Rp38.000 menjadi Rp35.000/kg atau turun 7,9 persen. Sedangkan di Pasar Maesan dan Pasar Induk Bondowoso, harga masing-masing turun Rp2.000/kg, dari Rp40.000 menjadi Rp38.000/kg, atau turun 5 persen.

Penurunan harga juga tercatat pada bawang putih di Pasar Prajekan yang turun Rp4.000/kg, dari Rp35.000 menjadi Rp31.000/kg atau berkurang 11,4 persen.

Sementara itu, komoditas cabe rawit merah kembali mengalami penurunan harga di seluruh pasar pantauan. Di Pasar Prajekan, harga turun Rp4.000/kg, dari Rp40.000 menjadi Rp36.000/kg atau turun 10 persen. Di Pasar Wonosari, harga turun Rp2.000/kg, dari Rp38.000 menjadi Rp36.000/kg atau sebesar 5,3 persen. Sedangkan di Pasar Maesan dan Pasar Induk Bondowoso, harga masing-masing turun Rp2.000/kg, dari Rp40.000 menjadi Rp38.000/kg atau turun 5 persen.

Secara umum, kondisi pasar di Kabupaten Bondowoso masih relatif kondusif dengan fluktuasi harga yang dipengaruhi oleh dinamika pasokan dan permintaan. Kenaikan harga ayam potong diperkirakan terjadi akibat meningkatnya biaya distribusi dan tingginya permintaan di tingkat konsumen. Sebaliknya, penurunan harga bawang merah, bawang putih, dan cabe rawit merah mengindikasikan pasokan dari sentra produksi mulai meningkat sehingga mampu menekan harga di tingkat pedagang.

Pemkab Bondowoso melalui Diskoperindag Kabupaten akan terus melaksanakan monitoring harga secara berkala sebagai langkah antisipatif dalam menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok, serta memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi dan pelayanan publik.(*dew)

Dokumentasi Kegiatan Pemantauan dan Pencatatan Harga Pasar oleh petugas, di Pasar Induk Bondowoso dan Pasar Maesan :

​​​​​​

 

Mungkin Anda Juga Suka