Tren Harga Pangan Bondowoso: Ayam...
Monitoring Harga Pasar 8 Juni 2026 : Harga Bawang Putih Naik Tajam, Cabai dan Ayam Potong Turun
Bondowoso– Hasil monitoring perkembangan harga sembilan bahan pokok, barang strategis, dan barang penting lainnya pada 8 Juni 2026 di empat pasar pantauan, yakni Pasar Induk Bondowoso, Maesan, Wonosari, dan Prajekan, menunjukkan kondisi harga secara umum masih relatif stabil meskipun terdapat fluktuasi pada beberapa komoditas. Perubahan harga didominasi oleh komoditas hortikultura dan hasil peternakan yang dipengaruhi dinamika pasokan di tingkat distributor maupun petani.
Kenaikan harga paling signifikan terjadi pada bawang putih, terutama di Pasar Prajekan yang naik Rp12.000 per kilogram dari Rp24.000 menjadi Rp36.000 atau 50 %. Kenaikan juga terjadi di Pasar Maesan sebesar Rp10.000 menjadi Rp35.000 (40 %) dan di Pasar Wonosari sebesar Rp7.000 menjadi Rp35.000 (25 %). Selain itu, tomat sayur mengalami kenaikan Rp3.000 per kilogram di Pasar Wonosari dan Prajekan, sedangkan bawang merah di Pasar Maesan naik Rp5.000 menjadi Rp55.000 per kilogram. Kubis di Prajekan dan Wonosari juga masing-masing mengalami kenaikan Rp1.000 per kilogram.
Sementara itu, penurunan harga terbesar terjadi pada ayam potong di Pasar Maesan yang turun Rp6.000 per kilogram dari Rp34.000 menjadi Rp28.000 atau 17,6 %, disusul di Pasar Wonosari yang turun Rp5.000 menjadi Rp29.000. Harga cabai rawit merah juga menunjukkan tren menurun di seluruh pasar pantauan, dengan penurunan tertinggi di Pasar Prajekan sebesar Rp10.000 per kilogram, dari Rp68.000 menjadi Rp58.000, sementara di Maesan dan Wonosari masing-masing turun Rp5.000, serta di Pasar Induk Bondowoso turun Rp3.000. Cabai merah besar di Maesan turut mengalami penurunan Rp5.000 per kilogram.
Secara umum, kondisi harga pasar di Kabupaten Bondowoso masih terkendali dengan ketersediaan bahan pokok yang mencukupi. Kenaikan harga bawang putih diperkirakan dipengaruhi terbatasnya pasokan dari daerah pemasok, sedangkan kenaikan tomat dan kubis dipicu faktor musim. Di sisi lain, turunnya harga cabai dan ayam potong mengindikasikan pasokan yang lebih melimpah sehingga mampu menekan harga di tingkat pasar.
Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan akan terus melakukan pemantauan harga secara berkala sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan pengendalian inflasi daerah.(*dew)

Dokumentasi Kegiatan Pemantauan dan Pencatatan Harga Pasar oleh Petugas di Pasar Induk Bondowoso, Pasar Maesan, Pasar Wonosari dan Pasar Prajekan :



