Tren Harga Pangan Bondowoso: Ayam...
Monitoring Pasar 4 Juni 2026 : Cabai Rawit Merah dan Wortel Alami Kenaikan Signifikan, Harga Ayam Potong dan Tomat Turun
Bondowoso– Hasil monitoring perkembangan harga sembilan bahan pokok, barang strategis, dan barang penting lainnya yang dilaksanakan di empat pasar pantauan Kabupaten Bondowoso, yaitu Pasar Induk Bondowoso, Pasar Maesan, Pasar Wonosari, dan Pasar Prajekan pada 4 Juni 2026, menunjukkan kondisi harga kebutuhan pokok secara umum masih relatif terkendali. Meski demikian, sejumlah komoditas mengalami fluktuasi harga yang cukup signifikan dibandingkan hasil pemantauan sebelumnya pada 1 Juni 2026, terutama pada komoditas hortikultura.
Kenaikan harga paling menonjol terjadi pada wortel di Pasar Wonosari yang meningkat Rp7.000 per kilogram, dari Rp10.000 menjadi Rp17.000 atau 70 %. Disusul cabai rawit merah di Pasar Prajekan yang naik Rp24.000, dari Rp44.000 menjadi Rp68.000 per kilogram atau 54,5 %. Harga kubis di Pasar Induk Bondowoso juga naik Rp1.000 menjadi Rp6.000 per kilogram (20 %), sementara bawang merah di Pasar Wonosari meningkat Rp8.000, dari Rp48.000 menjadi Rp56.000 per kilogram (16,7 %). Selain itu, daging super di Pasar Wonosari naik Rp10.000 menjadi Rp140.000 per kilogram, sedangkan bawang putih, kentang, gula pasir lokal, telur ayam ras, dan cabai merah besar mengalami kenaikan dengan kisaran Rp500 hingga Rp2.000 per kilogram.
Di sisi lain, beberapa komoditas mengalami penurunan harga. Tomat sayur di Pasar Wonosari mencatat penurunan tertinggi secara %tase, yakni 22,2 %, atau turun Rp2.000 per kilogram dari Rp9.000 menjadi Rp7.000. Sementara itu, ayam potong di Pasar Induk Bondowoso turun Rp4.000, dari Rp34.000 menjadi Rp30.000 per kilogram (11,8 %), diikuti cabai merah besar yang turun Rp5.000 menjadi Rp50.000 per kilogram (9,1 %). Harga ayam potong di Pasar Maesan juga mengalami koreksi sebesar Rp1.000 menjadi Rp34.000 per kilogram.
Secara umum, kenaikan harga pada komoditas hortikultura diduga dipengaruhi oleh berkurangnya pasokan akibat faktor cuaca dan distribusi, sementara penurunan harga ayam potong dan beberapa komoditas sayuran mengindikasikan pasokan yang mulai meningkat di tingkat pasar.
Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan akan terus melakukan pemantauan harga secara berkala guna memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga, menjaga stabilitas harga, serta mendukung pengendalian inflasi daerah.(*dew)

Dokumentasi Kegiatan Pemantauan dan Pencatatan Harga Pasar oleh Petugas di Pasar Induk Bondowoso, Pasar Maesan, Pasar Wonosari dan Pasar Prajekan :




