Tren Harga Pangan Bondowoso: Ayam...
Awal Juni 2026 Harga Cabai Melonjak Tajam, dan Bawang Putih Justru Turun Signifikan
Bondowoso – Hasil monitoring perkembangan harga sembilan bahan pokok, barang strategis, dan barang penting lainnya di empat pasar pantauan Kabupaten Bondowoso, yakni Pasar Induk Bondowoso, Maesan, Wonosari, dan Prajekan, menunjukkan adanya fluktuasi harga yang cukup tinggi dibandingkan pemantauan sebelumnya. Perubahan harga didominasi oleh komoditas hortikultura, terutama cabai, bawang, dan beberapa hasil pertanian, sementara ketersediaan barang di pasar secara umum masih dalam kondisi aman.
Kenaikan harga paling menonjol terjadi pada cabai merah besar yang mengalami lonjakan di seluruh pasar pantauan. Di Pasar Induk Bondowoso, harga naik Rp25.000 per kilogram, dari Rp30.000 menjadi Rp55.000 atau 83,3 %. Kenaikan serupa terjadi di Pasar Wonosari sebesar Rp22.000 menjadi Rp50.000 (78,6 %), di Pasar Maesan sebesar Rp23.000 menjadi Rp55.000 (71,9 %), dan di Pasar Prajekan sebesar Rp20.000 menjadi Rp60.000 (50 %). Selain itu, cabai rawit merah di Pasar Maesan meningkat Rp30.000, dari Rp45.000 menjadi Rp75.000 (66,7 %), sedangkan bawang merah juga mengalami kenaikan cukup tinggi, terutama di Pasar Prajekan yang naik Rp16.000 menjadi Rp54.000 per kilogram (42,1 %). Harga ayam potong turut meningkat di seluruh pasar dengan kenaikan antara Rp6.000 hingga Rp7.000 per kilogram.
Di sisi lain, bawang putih mengalami penurunan harga paling signifikan di seluruh pasar pantauan. Penurunan terbesar terjadi di Pasar Prajekan, yaitu Rp11.000 per kilogram, dari Rp35.000 menjadi Rp24.000 atau 31,4 %, disusul Pasar Maesan yang turun Rp10.000 menjadi Rp25.000, serta Pasar Induk Bondowoso dan Wonosari yang masing-masing turun Rp9.000 menjadi Rp26.000. Penurunan juga terjadi pada wortel di Pasar Wonosari sebesar Rp6.000 (37,5 %), kubis di Pasar Prajekan turun Rp2.000 (28,6 %), kentang di Pasar Prajekan turun Rp3.000 (20 %), serta beberapa komoditas lain seperti daging super, minyak goreng curah, gula pasir lokal, dan kacang-kacangan yang mengalami koreksi harga dalam kisaran relatif moderat.
Secara umum, lonjakan harga cabai dan bawang merah diduga dipengaruhi oleh terbatasnya pasokan akibat faktor cuaca dan distribusi dari daerah sentra produksi. Sebaliknya, penurunan harga bawang putih serta beberapa komoditas sayuran mengindikasikan pasokan yang mulai melimpah di pasar sehingga mampu menekan harga.
Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan akan terus melakukan pemantauan harga secara berkala sebagai langkah menjaga stabilitas pasokan, mengendalikan inflasi daerah, serta memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang wajar.(*dew)

Dokumentasi Kegiatan Pemantauan dan Pencatatan Harga Pasar oleh Petugas di Pasar Induk Bondowoso, Pasar Maesan, Pasar Wonosari dan Pasar Prajekan :



