Pastikan Stabilitas Pangan, Tim B...
Bondowoso-Berdasarkan laporan hasil monitoring perkembangan harga sembilan bahan pokok kebutuhan masyarakat, barang strategis, dan barang penting lainnya pada tanggal 26 Januari 2026, terpantau adanya dinamika pergerakan harga pada sejumlah komoditas di empat pasar utama (pasar pantauan) Kabupaten Bondowoso yakni Pasar Induk, Maesan, Wonosari dan Prajekan.
Kenaikan harga tertinggi terjadi pada komoditas Kacang Tanah di Pasar Prajekan, dari Rp 28.000 menjadi Rp 38.000 per kilogram, atau naik sebesar Rp 10.000/kg atau 35,7%. Kenaikan signifikan ini menunjukkan adanya tekanan pasokan atau peningkatan permintaan dalam periode monitoring.
Komoditas Cabai Rawit Merah juga menunjukkan tren kenaikan merata di seluruh pasar pantauan. Di Pasar Wonosari, cabai rawit merah naik Rp 7.000/kg dari Rp 38.000 menjadi Rp 45.000/kg (18,4%), di Pasar Induk Bondowoso naik 12,5% atau Rp 5.000/kg yakni dari Rp 40.000 menjadi Rp 45.000/kg, di Pasar Prajekan naik 5,3% atau Rp 2.000/kg dari Rp 38.000 menjadi Rp 40.000/kg dan di Pasar Maesan: naik 5,0% atau Rp 2.000/kg dari Rp 40.000 menjadi Rp 42.000/kg. Kondisi ini menunjukkan adanya tren kenaikan harga cabai rawit merah secara regional yang relatif konsisten antar pasar.
Kenaikan harga juga terjadi pada Cabai Merah Besar di seluruh pasar pantauan. Di Pasar Prajekan harga Cabai Merah Besar naik 13,6% atau Rp 3.000/kg dari Rp 22.000 menjadi Rp 25.000/kg, di Pasar Induk Bondowoso naik 8,7% atau Rp 2.000/kg yakni dari Rp 23.000 menjadi Rp 25.000/kg, dan di Pasar Wonosari naik 4,2% atau Rp 1.000/kg dari Rp 24.000 menjadi Rp 25.000/kg. Tren ini mengindikasikan pergerakan harga naik yang seragam, meskipun dengan tingkat disparitas yang berbeda antar lokasi pasar.
Selain itu, di Pasar Induk Bondowoso, Harga Ayam Potong juga mengalami kenaikan Rp 1.000/kg atau 2,9%, dari Rp 34.000 menjadi Rp 35.000 per kilogram.
Pada awal pekan kelima Januari 2026 ini, juga terdapat beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga. Diantaranya yakni bawang merah, komoditas hortikultura lainnya dan telur ayam ras.
Tren penurunan harga Bawang Merah terjadi di dua pasar yakni Pasar Wonosari turun Rp 2.000/kg atau -5,0% dari Rp 40.000 menjadi Rp 38.000/kg dan di Pasar Induk Bondowoso turun Rp 1.000/kg atau -2,5% dari Rp 40.000 menjadi Rp 39.000/kg.
Di Pasar Induk Bondowoso harga Kubis turun -14,3% atau Rp 1.000/kg yakni dari Rp 7.000 menjadi Rp 6.000/kg. Begitu pula dengan komoditas Wortel, di Pasar yang sama harganya turun Rp 1.000/kg atau -6,7% dari Rp 15.000 menjadi Rp 14.000/kg.
Sementara itu di Pasar Wonosari, Telur Ayam Ras mengalami penurunan -3,7% atau Rp 1.000/kg dari Rp 27.000 menjadi Rp 26.000/kg.
Secara komparatif, periode monitoring 22 Januari–26 Januari 2026 menunjukkan kecenderungan kenaikan harga pada komoditas cabai dan kacang tanah, yang diperkirakan dipengaruhi oleh faktor pasokan, distribusi, serta dinamika permintaan pasar. Sebaliknya, komoditas hortikultura seperti kubis dan wortel serta beberapa bahan pangan pokok seperti bawang merah dan telur ayam ras menunjukkan tren penurunan harga, yang mengindikasikan adanya kelancaran pasokan di tingkat produsen dan pasar.
Pemkab Bondowoso melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Bondowoso akan terus melakukan pemantauan rutin serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. (*dew)

Documentasi :





Pastikan Stabilitas Pangan, Tim B...
Diskoperindag Gelar Rakor bersama...
Perkembangan Harga Bahan Pokok da...