INFORMASI HARGA PASAR TANGGAL 12 OKTOBER 2026

Monitoring Harga Bahan Pokok Bondowoso 12 Oktober 2026: Wortel Naik 33,3 Persen (4 ribu rupiah) di Pasar Prajekan

Bondowoso – Hasil monitoring perkembangan harga sembilan bahan pokok, barang strategis, dan barang penting lainnya pada 12 Oktober 2026 menunjukkan sejumlah komoditas mengalami perubahan harga di empat pasar pantauan Kabupaten Bondowoso, yakni Pasar Induk Bondowoso, Pasar Maesan, Pasar Wonosari, dan Pasar Prajekan. Dibandingkan dengan harga pada 8 Oktober 2026, tercatat 10 perubahan harga naik dan 6 perubahan harga turun pada berbagai komoditas.

Kenaikan harga tertinggi terjadi pada wortel di Pasar Prajekan, dari Rp12.000 menjadi Rp16.000 per kilogram atau naik Rp4.000 (33,3 persen). Selanjutnya, cabai merah besar di Pasar Prajekan naik dari Rp40.000 menjadi Rp50.000 per kilogram, bertambah Rp10.000 (25 persen). Tomat sayur di Pasar Induk Bondowoso naik dari Rp5.000 menjadi Rp6.000 per kilogram atau naik Rp1.000 (20 persen), sedangkan di Pasar Wonosari meningkat dari Rp6.000 menjadi Rp7.000 per kilogram atau naik Rp1.000 (16,7 persen).

Kenaikan berikutnya terjadi pada kubis di Pasar Prajekan, dari Rp7.000 menjadi Rp8.000 per kilogram atau naik Rp1.000 (14,3 persen). Harga cabai merah besar di Pasar Induk Bondowoso meningkat dari Rp38.000 menjadi Rp40.000 per kilogram atau naik Rp2.000 (5,3 persen). Di Pasar Maesan, komoditas yang sama naik dari Rp40.000 menjadi Rp42.000 per kilogram atau bertambah Rp2.000 (5 persen), sedangkan di Pasar Wonosari naik dari Rp42.000 menjadi Rp44.000 per kilogram atau bertambah Rp2.000 (4,8 persen). Sementara itu, cabai rawit merah di Pasar Induk Bondowoso naik dari Rp60.000 menjadi Rp62.000 per kilogram atau meningkat Rp2.000 (3,3 persen). Harga ayam potong di Pasar Wonosari juga mengalami kenaikan dari Rp37.000 menjadi Rp38.000 per kilogram atau bertambah Rp1.000 (2,7 persen).

Di sisi lain, penurunan harga tertinggi terjadi pada cabai rawit merah di Pasar Prajekan, dari Rp60.000 menjadi Rp52.000 per kilogram atau turun Rp8.000 (13,3 persen). Berikutnya, tomat sayur di Pasar Prajekan turun dari Rp9.000 menjadi Rp8.000 per kilogram atau berkurang Rp1.000 (11,1 persen). Harga wortel di Pasar Induk Bondowoso juga menurun dari Rp16.000 menjadi Rp15.000 per kilogram atau turun Rp1.000 (6,3 persen). Penurunan selanjutnya terjadi pada bawang merah di Pasar Prajekan, dari Rp28.000 menjadi Rp26.000 per kilogram atau turun Rp2.000 (7,1 persen). Adapun cabai rawit merah di Pasar Wonosari turun dari Rp60.000 menjadi Rp58.000 per kilogram atau berkurang Rp2.000 (3,3 persen), sedangkan di Pasar Maesan turun dari Rp62.000 menjadi Rp60.000 per kilogram atau berkurang Rp2.000 (3,2 persen).

Perubahan harga di empat pasar pantauan menunjukkan pergerakan harga yang beragam antarwilayah. Perbedaan harga antarpasar menunjukkan pentingnya pemantauan rutin terhadap pasokan dan kelancaran distribusi agar stabilitas harga serta daya beli masyarakat tetap terjaga. Karena itu, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bondowoso terus melakukan monitoring untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat. (*dew)

Dokumentasi kegiatan pemantauan dan pencatatan harga oleh petugas di Pasar Induk Bondowoso, Pasar Wonosari, Pasar Maesan dan Pasar Prajekan :

Mungkin Anda Juga Suka