INFORMASI HARGA PASAR TANGGAL 05 NOVEMBER 2026

Harga Pangan Bondowoso Berfluktuasi, Daging Sapi dan Cabai Rawit Alami Kenaikan

BONDOWOSO – Perkembangan harga kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Bondowoso menunjukkan pergerakan yang beragam. Berdasarkan hasil monitoring harga pada Kamis (5/11/2026), sejumlah komoditas terpantau mengalami kenaikan maupun penurunan harga di empat pasar pantauan, yakni Pasar Induk Bondowoso, Pasar Maesan, Pasar Wonosari, dan Pasar Prajekan.

Kenaikan harga tertinggi secara nominal terjadi pada daging sapi kualitas super di Pasar Wonosari, yakni naik Rp10.000 per kilogram, dari sebelumnya Rp140.000 menjadi Rp150.000 atau meningkat 7,1 persen dibandingkan pemantauan pada 2 November 2026.

Kenaikan berikutnya terjadi pada cabai rawit merah di Pasar Wonosari sebesar Rp4.000 per kilogram, dari Rp44.000 menjadi Rp48.000 atau naik 9,1 persen. Di Pasar Induk Bondowoso, komoditas yang sama mengalami kenaikan Rp3.000, dari Rp45.000 menjadi Rp48.000 per kilogram atau meningkat 6,7 persen.

Sementara itu, harga kentang di Pasar Maesan naik Rp2.000 per kilogram, dari Rp16.000 menjadi Rp18.000 atau meningkat 12,5 persen.

Kenaikan sebesar Rp1.000 per kilogram juga terjadi pada beberapa komoditas. Cabai rawit merah di Pasar Maesan naik dari Rp44.000 menjadi Rp45.000 atau sebesar 2,3 persen. Kacang hijau di Pasar Induk Bondowoso meningkat dari Rp31.000 menjadi Rp32.000 atau naik 3,2 persen. Kubis di pasar yang sama naik dari Rp7.000 menjadi Rp8.000 atau sebesar 14,3 persen. Adapun tomat sayur di Pasar Wonosari mengalami kenaikan dari Rp6.000 menjadi Rp7.000 per kilogram atau meningkat 16,7 persen.

Kenaikan dengan nominal lebih rendah tercatat pada gula pasir lokal di Pasar Induk Bondowoso, dari Rp17.500 menjadi Rp18.000 per kilogram atau naik Rp500 (2,9 persen). Telur ayam ras di Pasar Wonosari juga mengalami kenaikan Rp500, dari Rp22.500 menjadi Rp23.000 per kilogram atau sebesar 2,2 persen.

Sementara itu, di tengah kenaikan sejumlah komoditas, beberapa bahan pangan justru menunjukkan penurunan harga. Penurunan terbesar secara nominal terjadi pada cabai merah besar di Pasar Induk Bondowoso, yakni sebesar Rp2.000 per kilogram, dari Rp35.000 menjadi Rp33.000 atau turun 5,7 persen, dan bawang putih di pasar yang sama turun Rp1.000 per kilogram, dari Rp26.000 menjadi Rp25.000 atau mengalami penurunan sebesar 3,8 persen.

Perbedaan harga yang terjadi menunjukkan adanya variasi pembentukan harga di masing-masing pasar. Faktor pasokan, kelancaran distribusi, biaya transportasi, serta tingkat permintaan masyarakat dapat menjadi beberapa faktor yang memengaruhi pergerakan harga.

Secara umum, kenaikan harga masih didominasi komoditas hortikultura, khususnya cabai rawit merah, tomat sayur, kentang, dan kubis.

Diskoperindag Kabupaten Bondowoso akan terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok secara berkala di sejumlah pasar pantauan. Upaya ini dilakukan untuk memperoleh informasi perkembangan harga sekaligus mendukung stabilisasi harga dan menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok bagi masyarakat. (*dew)

Dokumentasi kegiatan pemantauan harga oleh petugas di Pasar Induk Bondowoso, Pasar Maesan, Pasar Wonosari dan Pasar Prajekan :

Mungkin Anda Juga Suka