Pastikan Stabilitas Pangan, Tim B...
PERKEMBANGAN HARGA BAHAN POKOK PERIODE 19–22 JANUARI 2026: CABE RAWIT MERAH DAN TOMAT ALAMI FLUKTUASI TERTINGGI
Bondowoso – Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bondowoso kembali melaksanakan monitoring perkembangan harga sembilan bahan pokok kebutuhan masyarakat, barang strategis, dan barang penting lainnya pada Kamis, 22 Januari 2026. Hasil monitoring menunjukkan adanya pergerakan harga pada sejumlah komoditas di empat pasar utama Kabupaten Bondowoso, dibandingkan hasil pemantauan sebelumnya pada 19 Januari 2026.
Berdasarkan tingkat disparitas harga tertinggi, komoditas Cabe Rawit Merah tercatat mengalami kenaikan paling signifikan. Di Pasar Wonosari, harganya meningkat dari Rp28.000 menjadi Rp38.000 per kilogram atau naik sebesar Rp10.000 (35,7 persen). Kenaikan serupa juga terjadi di Pasar Maesan, dari Rp30.000 menjadi Rp40.000 per kilogram atau naik Rp10.000 (33,3 persen). Sementara itu, di Pasar Induk Bondowoso, harga cabe rawit merah naik dari Rp38.000 menjadi Rp40.000 per kilogram atau meningkat Rp2.000 (5,3 persen). Kondisi ini menunjukkan adanya tren kenaikan harga Cabe Rawit Merah secara merata di hampir seluruh wilayah pantauan.
Komoditas dengan kenaikan signifikan berikutnya adalah Bawang Merah. Di Pasar Prajekan komoditi ini mengalami kenaikan dari Rp32.000 menjadi Rp40.000 per kilogram atau naik Rp8.000 (25,0 persen). Selain itu, Kentang, Kubis, dan Tomat Sayur masing-masing juga tercatat mengalami kenaikan sebesar Rp2.000 dan Rp1.000 per kilogram di beberapa pasar, yakni Kentang di Pasar Prajekan dari Rp12.000 menjadi Rp14.000, Kubis di Pasar Wonosari dari Rp6.000 menjadi Rp7.000, serta Tomat Sayur di Pasar Induk Bondowoso dari Rp6.000 menjadi Rp7.000 per kilogram.
Untuk kelompok komoditas protein hewani, harga Ayam Potong menunjukkan tren kenaikan moderat. Di Pasar Induk Bondowoso, harganya naik dari Rp32.000 menjadi Rp34.000 per kilogram atau meningkat Rp2.000 (6,3 persen), sedangkan di Pasar Maesan naik dari Rp34.000 menjadi Rp35.000 per kilogram atau meningkat Rp1.000 (2,9 persen).
Sementara itu, Gas Elpiji 3 Kg di Pasar Wonosari tercatat mengalami kenaikan dari Rp19.000 menjadi Rp20.000 per tabung atau naik Rp1.000 (5,3 persen). Adapun Wortel di Pasar Prajekan mengalami kenaikan terbatas dari Rp14.000 menjadi Rp15.000 per kilogram atau naik Rp1.000 (7,1 persen).
Di sisi lain, hasil monitoring juga mencatat adanya penurunan harga pada beberapa komoditas. Penurunan paling tajam terjadi pada Tomat Sayur di Pasar Prajekan yang turun dari Rp8.000 menjadi Rp5.000 per kilogram atau mengalami penurunan Rp3.000 (37,5 persen). Selanjutnya, MINYAKITA di Pasar Induk Bondowoso turun dari Rp18.500 menjadi Rp17.500 per liter atau turun Rp1.000 (5,4 persen).
Penurunan harga juga tercatat pada Cabe Merah Besar di Pasar Induk Bondowoso dari Rp24.000 menjadi Rp23.000 per kilogram atau turun Rp1.000 (4,2 persen), Bawang Putih di Pasar Wonosari dari Rp33.000 menjadi Rp32.000 per kilogram atau turun Rp1.000 (3,0 persen), serta Kacang Hijau di Pasar Wonosari dari Rp38.000 menjadi Rp37.400 per kilogram atau turun Rp600 (1,6 persen).
Secara komparatif, hasil monitoring periode 19–22 Januari 2026 menunjukkan bahwa tren kenaikan harga masih didominasi oleh komoditas hortikultura, khususnya jenis cabai dan bawang, sementara sebagian komoditas lain mulai mengalami koreksi harga. Dan secara umum, fluktuasi harga pada periode ini menunjukkan adanya dinamika pasar yang dipengaruhi oleh ketidakseimbangan sementara antara pasokan dan permintaan. Komoditas hortikultura cenderung mengalami kenaikan harga akibat faktor musiman dan cuaca, sedangkan komoditas dengan pasokan yang relatif stabil menunjukkan kecenderungan penurunan atau koreksi harga.
Pemkab Bondowoso melalui Diskoperindag Kabupaten akan terus melakukan pemantauan untuk menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok di tingkat konsumen, khususnya menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H. (*dew)

Dokumentasi :



Pastikan Stabilitas Pangan, Tim B...
Diskoperindag Gelar Rakor bersama...
Perkembangan Harga Bahan Pokok da...