Pastikan Stabilitas Pangan, Tim B...
Harga Sembako di Bondowoso Bergerak Dinamis, Sejumlah Komoditas Alami Kenaikan Tajam
BONDOWOSO – Hasil pemantauan harga kebutuhan pokok di empat pasar utama Kabupaten Bondowoso, yakni Pasar Induk Bondowoso, Pasar Maesan, Pasar Wonosari dan Pasar Prajekan pada 13 hingga 17 November 2025 menunjukkan pergerakan harga yang dinamis. Beberapa komoditas tercatat mengalami kenaikan signifikan, sementara sebagian lainnya justru turun.
Kenaikan harga paling mencolok terjadi pada komoditas Cabai Rawit Merah. Di Pasar Wonosari, harga cabai rawit melonjak hingga 57,9 % (Rp 11.000) yakni dari Rp19.000 menjadi Rp30.000 per kilogram. Lonjakan juga terjadi di Pasar Maesan sebesar 38,9 % (Rp 7.000) yakni dari Rp18.000 menjadi Rp 25.000 per kilogram, dan di Pasar Prajekan naik Rp 4.000 menjadi Rp 20.000 perkilogram. Sementara di Pasar Induk Bondowoso, harga cabai rawit naik Rp 4.000 dari Rp20.000 menjadi Rp24.000 per kilogram.
Komoditas lain yang turut mengalami kenaikan adalah Wortel di Pasar Wonosari yang naik 50 % menjadi Rp 15.000 perkilogram, serta Tomat Sayur yang meningkat di tiga lokasi berbeda: Pasar Induk Bondowoso naik 25 % dari sebelumnya Rp 8.000 menjadi Rp 10.000 perkilogram, di Pasar Wonosari naik 11,1 % menjadi Rp 10.000, dan di Pasar Prajekan naik 10% menjadi menjadi Rp 11.000. Gula Pasir Lokal di Pasar Wonosari juga mengalami kenaikan harga sebesar Rp 500 menjadi Rp 16.000.
Pada kelompok beras, jenis IR 64 Super tercatat naik tipis di beberapa wilayah. Di Pasar Maesan, harganya naik 1,4 % menjadi Rp 14.700, sementara di Wonosari kenaikan lebih tinggi mencapai 4,2 % menjadi Rp 14.800.
Di sisi lain, sejumlah komoditas juga ada yang mengalami penurunan harga. Cabe Merah Besar di Pasar Wonosari turun 9,1 % atau Rp 5.000 dari sebelumnya Rp 55.000 menjadi Rp 50.000 dan turun 10% di Maesan yakni dari semula Rp 60.000 menjadi Rp 54.000. Penurunan juga terjadi pada komoditas Wortel di Pasar Prajekan yakni dari Rp 16.000 menjadi Rp 14.000, serta Kentang yang turun 13,3 % pada periode yang sama (dari Rp 15.000 menjadi Rp 13.000).
Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga jelang masa-masa kebutuhan tinggi masyarakat. Pemerintah daerah melalui Diskoperindag Kab.Bondowoso bersama instansi terkait akan terus melakukan pengawasan guna menjaga keterjangkauan harga di pasar.

Dokumentasi :



Pastikan Stabilitas Pangan, Tim B...
Diskoperindag Gelar Rakor bersama...
Perkembangan Harga Bahan Pokok da...