Pastikan Stabilitas Pangan, Tim B...
Perkembangan Harga Bahan Pokok dan Barang Strategis Kabupaten Bondowoso Hasil Monitoring 09 Februari 2026
Bondowoso-Berdasarkan hasil monitoring perkembangan harga sembilan bahan pokok kebutuhan masyarakat, barang strategis, dan barang penting lainnya pada 9 Februari 2026, terpantau adanya perubahan harga pada sejumlah komoditas dibandingkan hasil monitoring sebelumnya tanggal 5 Februari 2026. Perubahan harga tersebut terjadi di empat pasar pantauan (Pasar Induk, Maesan, Wonosari, dan Prajekan), baik berupa kenaikan maupun penurunan, dengan tingkat disparitas yang bervariasi.
Kenaikan harga tertinggi tercatat pada komoditas Ayam Potong yang mengalami peningkatan di seluruh pasar. Di Pasar Prajekan, harga naik dari Rp35.000 menjadi Rp40.000 per kilogram atau meningkat Rp5.000 (14,3%). Di Pasar Wonosari, harga naik Rp4.000 (11,8%), di Pasar Maesan naik Rp3.000 (8,8%), dan di Pasar Induk Bondowoso meningkat Rp2.000 (5,6%). Selain itu, Kubis juga mengalami kenaikan, dengan disparitas tertinggi di Pasar Induk Bondowoso sebesar Rp1.000 (16,7%), serta Cabe Rawit Merah yang naik hingga Rp7.000 (10,0%) di Pasar Induk Bondowoso.
Sementara itu, Telur Ayam Ras mengalami kenaikan harga yang relatif terbatas. Di Pasar Maesan, harga naik dari Rp27.000 menjadi Rp29.000 per kilogram atau meningkat Rp2.000 (7,4%), sedangkan di Pasar Induk Bondowoso naik Rp500 (1,9%). Di sisi lain, sejumlah komoditas hortikultura justru mengalami penurunan harga, terutama Tomat Sayur di Pasar Induk Bondowoso yang turun Rp1.000 (20,0%), serta Cabe Merah Besar di Pasar Prajekan yang turun Rp4.000 (12,5%).
Selain itu, penurunan harga juga tercatat pada Wortel di Pasar Induk Bondowoso sebesar Rp1.000 (7,7%) dan Bawang Putih sebesar Rp1.000 (3,1%). Pergerakan harga yang bervariasi ini menunjukkan adanya dinamika pasokan dan permintaan di tingkat pasar yang perlu terus dicermati melalui pemantauan berkala.
Secara umum, hasil monitoring komparatif antara tanggal 5 Februari dan 9 Februari 2026 menunjukkan bahwa kenaikan harga cenderung terjadi pada komoditas protein hewani dan sebagian sayuran tertentu, yang mengindikasikan meningkatnya permintaan serta penyesuaian pasokan di tingkat distributor dan pedagang. Sementara itu, penurunan harga pada beberapa komoditas hortikultura menunjukkan pasokan yang relatif lancar. Kondisi ini perlu terus dipantau guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang, sekaligus sebagai dasar pengambilan kebijakan pengendalian harga di Kabupaten Bondowoso. Karena itu, Pemkab Bondowoso melalui tim Diskoperindag intensif melakukan pemantauan harga, khususnya menjelang moment Ramadhan. (*dew)

Dokumentasi :





Pastikan Stabilitas Pangan, Tim B...
Diskoperindag Gelar Rakor bersama...
Perkembangan Harga Bahan Pokok da...