Informasi Harga Pasar 05 Januari 2026

Bondowoso-Berdasarkan hasil monitoring perkembangan harga sembilan bahan pokok kebutuhan masyarakat, barang strategis, dan barang penting lainnya pada tanggal 5 Januari 2026, terdapat sejumlah komoditas di empat pasar utama Kabupaten Bondowoso yang mengalami perubahan harga dibandingkan dengan periode sebelumnya, yaitu 29 Desember 2025. Perubahan harga tersebut meliputi kenaikan dan penurunan dengan tingkat disparitas yang bervariasi antar komoditas dan wilayah pasar.

Penurunan harga tertinggi tercatat pada komoditas cabai merah besar di Pasar Maesan, yang mengalami penurunan sebesar 26,5 persen, dari Rp34.000 menjadi Rp25.000 per kilogram. Selanjutnya, cabai merah besar di Pasar Wonosari juga mengalami penurunan 20,0 persen, dari Rp30.000 menjadi Rp24.000 per kilogram.
Sementara itu, cabai rawit merah di Pasar Wonosari tercatat turun 20,0 persen, dari Rp45.000 menjadi Rp36.000 per kilogram.

Penurunan harga komoditas cabai juga terjadi di beberapa pasar lainnya, antara lain cabai merah besar di Pasar Induk Bondowoso yang turun 16,7 persen dari Rp30.000 menjadi Rp25.000 per kilogram, cabai merah besar di Pasar Prajekan yang turun 13,3 persen dari Rp30.000 menjadi Rp26.000 per kilogram, serta cabai rawit merah di Pasar Induk Bondowoso yang turun 13,0 persen dari Rp46.000 menjadi Rp40.000 per kilogram. Di Pasar Prajekan, cabai rawit merah mengalami penurunan 12,5 persen dari Rp40.000 menjadi Rp35.000 per kilogram, sedangkan di Pasar Maesan turun 11,1 persen dari Rp45.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

Selain komoditas cabai, penurunan harga juga terjadi pada telur ayam ras di seluruh pasar yang dimonitor. Telur ayam ras di Pasar Wonosari mengalami penurunan 5,3 persen, dari Rp28.500 menjadi Rp27.000 per kilogram. Selanjutnya, telur ayam ras di Pasar Maesan turun 5,2 persen, dari Rp29.000 menjadi Rp27.500 per kilogram, serta telur ayam ras di Pasar Induk Bondowoso yang turun 3,4 persen, dari Rp29.000 menjadi Rp28.000 per kilogram.

Penurunan harga juga tercatat pada bawang merah di Pasar Bondowoso, yang turun 5,0 persen dari Rp40.000 menjadi Rp38.000 per kilogram, serta wortel di Pasar Wonosari yang mengalami penurunan 6,7 persen, dari Rp15.000 menjadi Rp14.000 per kilogram.

Di sisi lain, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga. Kenaikan tertinggi terjadi pada kubis di Pasar Wonosari yang meningkat 20,0 persen, dari Rp5.000 menjadi Rp6.000 per kilogram. Wortel di Pasar Induk Bondowoso tercatat mengalami kenaikan 13,3 persen dari Rp15.000 menjadi Rp17.000 per kilogram.
Selanjutnya, kacang tanah di Pasar Maesan naik 11,8 persen dari Rp34.000 menjadi Rp38.000 per kilogram, sedangkan di Pasar Wonosari meningkat 5,3 persen dari Rp38.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

Kenaikan harga juga tercatat pada daging super di Pasar Bondowoso, yang meningkat 9,1 persen dari Rp110.000 menjadi Rp120.000 per kilogram, serta bawang putih di Pasar Induk Bondowoso yang naik 6,7 persen dari Rp30.000 menjadi Rp32.000 per kilogram.

Secara umum, hasil monitoring menunjukkan bahwa pergerakan harga bahan pokok dan komoditas strategis pada awal Januari 2026 masih relatif fluktuatif, dengan kecenderungan penurunan pada komoditas cabai dan telur ayam ras, serta kenaikan pada beberapa komoditas hortikultura dan pangan lainnya. Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga, ketersediaan pasokan, dan daya beli masyarakat di Kabupaten Bondowoso.

Dokumentasi :

Mungkin Anda Juga Suka