INFORMASI HARGA PASAR 02 FEBRUARI 2026

Perkembangan Harga Bahan Pokok di Kabupaten Bondowoso Periode 29 Januari–02 Februari 2026

Bondowoso-Berdasarkan hasil monitoring perkembangan harga sembilan bahan pokok, barang strategis, dan barang penting lainnya pada 02 Februari 2026, terdapat sejumlah komoditas yang mengalami perubahan harga dibandingkan hasil monitoring sebelumnya pada 29 Januari 2026. Perubahan harga tersebut terjadi baik dalam bentuk kenaikan maupun penurunan di empat pasar tradisional (pasar pantauan) di Kabupaten Bondowoso.

Kenaikan harga tertinggi terpantau pada Komoditas Cabai, khususnya Cabai Rawit Merah dan Cabai Merah Besar. Di Pasar Maesan, harga cabai rawit merah naik dari Rp45.000 menjadi Rp60.000 per kilogram atau meningkat Rp15.000 (33,3%), sementara di Pasar Induk Bondowoso naik Rp10.000 (22,2%) menjadi Rp55.000 per kilogram. Untuk Cabai Merah Besar, kenaikan tertinggi terjadi di Pasar Maesan dari Rp25.000 menjadi Rp32.000 per kilogram atau naik Rp7.000 (28,0%), disusul pasar lainnya dengan kenaikan antara Rp1.000 hingga Rp4.000 per kilogram.

Secara umum, kenaikan harga pada komoditas cabai diduga dipengaruhi oleh terbatasnya pasokan dari daerah produsen serta kondisi cuaca yang berdampak pada hasil panen, sementara permintaan masyarakat relatif stabil.

Sementara itu, penurunan harga paling signifikan terjadi pada Komoditas Tomat Sayur. Di Pasar Induk Bondowoso, harga tomat turun dari Rp7.000 menjadi Rp5.000 per kilogram atau berkurang Rp2.000 (28,6%), sedangkan di pasar lainnya penurunan berkisar antara Rp500 hingga Rp1.000 per kilogram. Penurunan harga juga tercatat pada Bawang Merah, dengan penurunan tertinggi di Pasar Prajekan sebesar Rp4.000 (10,5%), serta pada Minyakita yang turun merata di beberapa pasar sebesar Rp1.100 hingga Rp1.300 per liter.

Selain itu, beberapa komoditas lain menunjukkan penurunan harga relatif stabil, antara lain Wortel di Pasar Induk Bondowoso yang turun Rp1.000 (7,1%), serta Telur Ayam Ras di Pasar Induk Bondowoso dan Pasar Wonosari yang masing-masing turun Rp500 (1,9%). Di sisi lain, Ayam Potong mengalami kenaikan terbatas di Pasar Induk Bondowoso sebesar Rp1.000 (2,9%), meskipun di Pasar Maesan justru mengalami penurunan dengan nominal yang sama.

Secara umum, hasil monitoring pada 02 Februari 2026 menunjukkan adanya tekanan kenaikan harga pada komoditas cabai, namun masih diimbangi oleh tren penurunan harga hortikultura dan minyak goreng rakyat, sehingga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Bondowoso tetap terjaga. Pemerintah daerah melalui Diskoperindag akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi guna menjaga ketersediaan pasokan serta kestabilan harga di pasaran. (*dew)

Dokumentasi :

Mungkin Anda Juga Suka