INFORMASI HARGA PASAR TANGGAL 21 SEPTEMBER 2026

UPDATE HARGA 21 September 2026 : Harga Cabai Merah dan Tomat Naik, Bawang Merah Turun di Pasar Bondowoso

Bondowoso – Hasil monitoring harga kebutuhan pokok yang dilakukan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bondowoso, Senin (21/9/2026), menunjukkan pergerakan harga yang bervariasi di empat pasar pantauan. Kenaikan tertinggi tercatat pada komoditas tomat sayur di Pasar Maesan, sedangkan bawang merah di Pasar Prajekan mengalami penurunan cukup signifikan.

Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Induk Bondowoso, Pasar Maesan, Pasar Wonosari, dan Pasar Prajekan, harga tomat sayur di Pasar Maesan naik Rp3.000, dari Rp3.000 menjadi Rp6.000 per kilogram atau sebesar 100 persen. Di Pasar Prajekan, komoditas yang sama naik Rp3.000, dari Rp4.000 menjadi Rp7.000 per kilogram atau 75 persen.

Kenaikan juga terjadi pada cabai merah besar di seluruh pasar pantauan, dengan harga naik Rp3.000 hingga Rp5.000 per kilogram atau berkisar 13,6 hingga 25 persen. Di Pasar Maesan, harganya mencapai Rp25.000 per kilogram, dari sebelumnya Rp20.000.

Adapun komoditas lain yang mengalami kenaikan meliputi Bimoli kemasan di Pasar Maesan sebesar 10 persen, cabai rawit merah di Pasar Wonosari sebesar 5,4 persen, kacang tanah di Pasar Wonosari dan Pasar Induk Bondowoso sebesar 4,8 hingga 7,5 persen, serta daging super, kubis, wortel, dan telur ayam ras dengan kenaikan berkisar 4 hingga 20 persen.

Sementara itu, bawang merah di Pasar Prajekan turun Rp5.000, dari Rp25.000 menjadi Rp20.000 per kilogram atau 20 persen. Harga ayam potong di Pasar Induk Bondowoso juga turun Rp2.000, dari Rp40.000 menjadi Rp38.000 per kilogram atau 5 persen. Penurunan turut terjadi pada bawang putih, kentang, dan MINYAKITA, dengan persentase berkisar 1,9 hingga 6,7 persen.

Secara umum, perubahan harga menunjukkan kondisi pasar yang dinamis, dengan kenaikan lebih menonjol pada komoditas hortikultura, khususnya cabai merah besar dan tomat sayur. Kenaikan tersebut dapat dipengaruhi oleh perubahan pasokan maupun permintaan di tingkat pasar, meskipun penyebab pastinya memerlukan pemantauan lebih lanjut. Di sisi lain, penurunan harga bawang merah, ayam potong, dan sejumlah komoditas lainnya menjadi faktor yang dapat membantu menahan pengeluaran masyarakat. Pemantauan harga secara berkala akan terus dilakukan oleh Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bondowoso, untuk mengantisipasi gejolak harga dan menjaga stabilitas pasokan serta keterjangkauan kebutuhan pokok di Kabupaten Bondowoso. (*dew)

Dokumentasi kegiatan pemantauan harga oleh petugas di Pasar Wonosari, Pasar Maesan dan Pasar Induk Bondowoso :

Mungkin Anda Juga Suka